RSS

EROPA, AKU DATANG….(KALI INI ALA BACKPACKER, ENTAH NANTI…)/ BAG 1: MIMPI MENJADI NYATA

16 Nov

Perjalanan keliling Eropa adalah impian. Impian yang telah saya rajut bukan hanya berbilang tahun, tetapi puluhan tahun. Cerita mengenai negeri dongeng yang ditulis HC Anderson, membawa saya pada penggambaran tentang istana, puri-puri yang pilar-pilarnya meruncing selaksa menusuk langit, megah dan mempesona. Istana dan gedung seperti itu membayang lekat. “Gedung-gedung dan sistana yang digambarkan HC Anderson bisa saya temui di Eropa, kata saya pada diri sendiri. Angan dan impian tentang negeri “dongeng” disempurnakan dengan gambar nyata yang saya baca di buku-buku dan majalah-majalah, dan internet, pada perkembangan usia selanjutnya. Setiap membayangkan gambaran dan melihat gambar-gambar tersebut, saya selalu merangkai kalimat tanya untuk saya sendiri: “Kapan ya saya bisa ke sana?”.

Seperti itulah impian saya tentang Eropa. Tatkala satu demi satu kota-kota di berbagai Negara bisa saya kukunjungi, harapan untuk mengelilingi eropa semakin bulat dan terang. Secara tiba-tiba keinginan tersebut beranak dengan keinginan yang lain, yaitu bepergian ala backpacker. Keinginan tersebut tercetus di saat saya dan teman-teman MB IPB baik program magister maupun program doktor, disertai beberapa dosen melakukan perjalanan ke Taiwan dalam rangka pembelajaran dan rekreasi: “Saya ingin keliling Eropa ala Backpacker”, kata saya. Istri dari salah satu dosen berkomentar atas celetukan saya tersebut sebagai berikut: “Walah, bisa bepergian dengan nyaman dan mudah, kok ingin yang sulit”.

Pernyataan tersebut menngelitik dan seringkali memenuhi pikiran saya. “Iya ya, kenapa saya ingin bepergian ala backpacker?. Beberapa dini hari atau malam hari disela-sela upaya saya menyelesaikan disertasi, sering merenung mencari jawaban atas pertanyaan tersebut.

Pada suatu keheningan dini hari, saya menemukan jawabannya: sejak kecil saya kuat belajar, dari malam hingga fajar.. Di umur saya yang hampir memasuki kepala lima, saya pun masih bisa duduk di depan komputer, di kelilingi buku-buku dan lembaran-lembaran print out jurnal untuk meyelesaiakan disertasi, ataupun menyiapkankan ujian-ujian yang menegangkan. Kadang-kadang saya melakukannya dari sebuah pagi hingga pagi lagi, hanya diselingi makan, sholat dan tidur ayam. Untuk hal tersbut, saya mengucapkan syukur, Alhamdulillah.

Tetapi, untuk melakukan pekerjaan fisik, semisal menyapu dan pekerjaan rumah tangga lain, sedikit-sedikit merasa lelah, Dulu, bisa bepergian keliling kota dengan mengendari mobil atau motor. Sekarang ke mana-mana diantar sopir dengan mobil yang relatif nyaman. Keadaan ini merupakan kemajuan, tetapi sekaligus kemunduran. Kemajuan, karena secara ekonomi kami mengalami kemajuan dan bisa lebih  mendapat kenyamanan. Secara fisik saya melemah dan tergantung kepada orang lain (pembantu, sopir dll),

Sebenarmya, kenyamanan dan kemapanan seperti tersebut yang menjadi impian saya sejak dulu, tetapi kemapanan ini tidak boleh justru melemahkan. Kemapanan harus didobrak untuk mencapai pembebasan. Pembebasan untuk mengurangi kelemahan.

Demikianlah, keliling Eropa ala backpacker adalah jawaban melakukan pembebasan dari kelemahan fisik, upaya menempa diri dan ingin mengatakan pada diri sendiiri bahwa saya bisa melakukan kegiatan fisik secara keras. Tidak hanya itu, bepergian ala backpacker keliling Eropa juga mempunyai sisi yang lain, yaitu upaya saya dalam memanjakan diri dengan memenuhi mimpi menelusuri gedung-gedung memukau dan negeri-negeri asing yang misteri, serta dalam rangka menikmati sebuah petualangan.

Sebulan setelah saya melewati Ujian Terbuka dan menyelesaikan pernak-pernik lainnya sehingga pengurusan ijasah doktor rampung, saya menemukan teman-teman yang mempunyai misi sama: “Keliling Eropa ala backpacker”. Begitulah, sebuah mimpi akan datang pada waktu dan kondisi yang tepat, dana yang pas, dan kesehatan yang memungkinkan.

15 April 2012 pukul 23.00, Pesawat Garuda mengangkasa, membelah malam menuju Schipol Amsterdam, Di dalamnya ada saya dan rombongan. Saya yang hendak melaksanakan sebagian mimpi dengan mengabaikan peristiwa penting, yaitu Wisuda Doktor IPB tanggal 25 April 2012, di Kampus IPB Bogor.

Tahun 2012 menjadi tahun penting bagi saya. Mimpi menjadi doktor, terwujud. Demikian juga mimpi keliling Eropa. Bahkan mimpi bepergian ala backpakerpun terwujud. Alhamdulillah.

Tidak ada salahnya, dan tidaklah terlambat kalau saya mulai merajut mimpi-mimpi yang lain. Ya kan?

Baiklah sahabat, selamat bermimpi, dan meraihnya…:)

Salam jabat erat selalu.
Ririn Wulandari

Catt: telah diterbitkan di fb, 15 Mei 2012.

Thanks to:
My husband, yg telah membiayai perjalanan sy,
serta, Sarah, Galuh, Yuyun, Tini, Tias, Titi, dan Oie, atas kebersamaannya dalam petualangan dan perjalanan yang indah. Dengan segala kelemahan dan kelebihan saya, pun kelebihan dan kelemahan anda, anda semua tak terlupakan. Satu hal  terpenting,  perjalanan tersebut menjadi perjalanan yang penuh warna…

 
8 Komentar

Ditulis oleh pada November 16, 2012 in Motivasi

 

8 responses to “EROPA, AKU DATANG….(KALI INI ALA BACKPACKER, ENTAH NANTI…)/ BAG 1: MIMPI MENJADI NYATA

  1. Anonim

    November 25, 2012 at 7:02 pm

    Great, tulisan yg sangat mengispirasi & sangat menghibur

     
  2. Anonim

    November 25, 2012 at 7:03 pm

    Rita Gunawan: Great, tulisan yg sangat menginspirasi & sangat menghibur *maaf bu dosen, saya smp lupa cantumin nama* Bravo Bu dosen🙂

     
  3. ririnwulandari

    November 30, 2012 at 8:38 pm

    Halo Rita, apa kabar? Wahh semakin sukses saja wartawati kita ini ya?..btw, thanks ya. Sy hanya bisa bedoa smg mimpi2 Rita menjadi nyata..Aamiin.🙂 keep in touch ya..)

     
  4. Prita

    Maret 18, 2013 at 9:20 pm

    Hallo, sungguh inspiratif sekali. Klu impian aku dan sahabatku, kita mau ke Spanyol, Portugal, Turki…semoga kita bisa kesampean seperti mba Rita yaaa….

     
    • Anonim

      Maret 18, 2013 at 9:24 pm

      eh maaf, maksud nya Mba Ririn…:)

       
  5. ririnwulandari

    Maret 20, 2013 at 8:10 pm

    Semoga impian Prita terkabul. Aku juga ingin ke Turki…siapa tahu suatu saat kita ketemu di sana, ya kan?

     
  6. Adhen Bagussa Utomo

    Agustus 22, 2013 at 2:59 am

    kurang gambar aja🙂

     
    • ririnwulandari

      September 8, 2013 at 6:32 pm

      Terima kasih Mas Adhen, masukan yg bagus. Salam jabat erat ya…

       

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: