RSS

Demikianlah

24 Sep

 

Kupinggirkan sejenak

Kuacuhkan saja

Mestinya aku takterkejut

Kecabuti berulang..dan berulang berikutnya.. mencuat mengelontorakan ketidak indahan

Tamanku ini…mestinya lebih indah

karena lebaran semakin dekat

Kalau toh tidak indah…apa pengaruhnya terhadap lebaran?

Mestinya aku tak terkejut…

Karena ini adalah kejadian terstruktur…

Untuk membawaku pada titik nadir…

Wo…tidak saat ini ketika aku masih saja sesenggukan menghirup wanginya Ramadhan

tapi bukankah aku tidak dapat memilih…kecuali mencabutinya satu demi satu…

Agar tamanku indah….agar hatiku juga indah…

Menjaga hatiku…juga menjaga tamanku…tetap saja berbeda

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada September 24, 2008 in Puisi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: