RSS

Ketika diamku

21 Sep

Ketika diamku tak sekedar diam

Ketika diamku bermetamorfosa menjadi sebuah ketakziman

Ketika diamku tak sekedar diam

Ketika diamku adalah sebuah pilihan

Ketika diamku tak sekedar diam

Ketika diamku adalah tahuku tentang ketentuanMu

Ketika diamku tak sekedar diam

Jalanku tak terusik remeh temeh manis dan pahit perjalananku

Ketika diamku tak sekedar diam

kuenyahkan ketakutan ini..toh digegangaman dan di luar genggaman bukanlah milikku…hanya MilikMU

Ketika diamku tak sekedar diam

Aku hanya berprasangka tentang yang indah…bukankah yang indah dan bukan indah akan menghampiri…

Ketika diamku tak sekedar diam

semua menjadi bukan masalah…karena masalahku adalah bagaimana mengisi perjalananku

Ketika diamku tak sekedar diam

Aku bergelayut padamu…hanya PADAMU…Ya Allah…

Ketika diamku tak sekedar diam

Aku mesti terus berjalan dengan tegak dan pasti….hingga ujung waktuku

Ketika diamku tak sekedar diam…..

 

(Puisi ini khusus untuk si cantikku, di sebuah pagi mengirimiku sms, demikian bunyinya: Ma, kalimat indah yang Mita baca hari ini: Cukuplah Allah menjadi pelindung dan cukuplah Allah yang menjasi penolong (bagimu). QS: An-Nisaa:45)

 

 

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada September 21, 2008 in Puisi

 

2 responses to “Ketika diamku

  1. Oson

    September 24, 2008 at 10:09 am

    Selama ini aku diam
    Saat Dia memberikan sebuah keputusan dan ketetapan

    Namun kali ini Aku tak akan diam,
    karena diam adalah
    penghianatan diri

    http://akuyangmati.wordpress.com

     
  2. ririnwulandari

    September 24, 2008 at 2:55 pm

    Ketika diamku tak sekedar diam….artinya….diam dengan kepasrahan dan ketawakduan…dan saat itu aku tahu DIA memberiku jalan lain yang mungkin berbeda dari jalan yang ingin kupilih…

    Bukankah indera, pengetahuan dan rasa kita terbatas….sedangkan DIA MAHA TAKTERBATAS….pastinya DIA lebih tahu apa yang terbaik buatku….

    Dan…tidak semua yang kita sangka baik…adalah kebaikan pada ujungnya…

    Dan…tidak semua yang kita sangka buruk….adalah keburukan pada ujungnya…

    Diamku…adalah kepasrahan total untukNYA…untuk segala ketentuanNYA….

    Diamku ketika menerima hasil…..melesat bak peluru tak terkendali apabila mengerjakan sebuah proses atau pekerjaan…

    Bung Ozon….maafkan apabila pendapatku takberkenan…dan terima kasih..sukses selalu

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: