RSS

Bulan Penuh

01 Sep

 

Bulan penuh memelukku erat….

Dalam mimpipun menenangkan…

Semburat pedar jingga sang pagipun  tak mengusik

Bulan penuh memelukku erat

 

Suara-suara tanya tak terjawab

Pandangan-pandangan sendu dan berontak mengirisku

Bibirku telah kelu tak hendak memperbanyak tanya

Pandanganku makin nanar tak hendak menambah pandangan mata luka

 

Bulan penuh kubiarkan tetap memelukku erat

Pun….dalam mimpi

 

 

yang ini untuk adikku nan cantik….

 
2 Komentar

Ditulis oleh pada September 1, 2008 in Ekonomi

 

2 responses to “Bulan Penuh

  1. tipri rose kartika

    September 3, 2008 at 10:51 pm

    Khusus tulisan yang satu ini aku tidak bisa mengartikannya dengan baik. Apakah karena diriku tidak biasa dengan bahasa yang penuh kiasan atau bagaimana?
    hehehehehehehehhehehe……………………………….

     
  2. ririnwulandari

    September 6, 2008 at 10:33 pm

    Demikianlah…sebenarnya ini mudah dipamahi. Dik Tipri tidak senang dengan bahasa puisi ya…? Bukankah senang dan tidak mengantarkan kita pada bisa atau tidak?….Btw…thanks atas komentarnya.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: