RSS

Inipun Tanpa Judul

23 Jul

Kulerai gejolak ini

mengaburkan batas ada dan tiada

kubenamku di tiang tiang pacang jiwa

menggelepar

kebisuanmu  mengelayutiku

kepak kepak sayap  mulai terbentang

berhiaskan gumpalan nanah  mengering

matahari yang mengeringkannya

bayang bayang itu mulai  membutakan lagi

bagaimana mungkin kepak sayap membentang dengan kebutaan seperti ini

dan aku melenguh lirih

 

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada Juli 23, 2008 in Puisi

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: