RSS

Mencari Makna II

23 Jun

Liga bowling kami tidak menerapkan ketentuan handicap seperti halnya pada liga amatir apalagi liga nasional. Handicap yang kami tetapkan adalah Handicap A, B dan C.  Pada kebanyakan liga mingguan yang kami selenggarakan, peserta dengan kategori A yang memimpin pertandingan di setiap kelompoknya.

Seperti siang itu, aku yang selalu di kategori A dipasangkan dengan dua teman lain yang masing-masing kategori B dan C.  Tetapi tidak seperti siang-siang yang lain…Siang itu otakku begitu penuh…berbagai tugas..masalah…berseliweran menunggu penyelesaian…Arrow…maupun Pin…kadang berubah bentuk menjadi wajah ……berubah menjadi setumpuk buku bak bantal…Aku berniat melihat Arrow…tapi yang  terlihat justru Pin berwajah….mengingatkanku pada helm bergambar wajah diri yang dipakai oleh valentino rossie…sang juara di hampir setiap pertandingan Motor GP, idola anakku..

Siang itu lengkap sudah kekisruhan di dalam otak dan rasaku…..dengan kondisi seperti ini tentu saja skorku memalukan dan porak poranda, Sebaliknya skor dua temanku yang lain meningkat tajam..fantastis bisa mencapai skorku yang biasa kuperoleh di pertandingan-pertandingan sebelumnya….

Game pertama berakhir…dan aku begitu kecewa melihat hasilnya….Memasuki game ke dua aku berdoa…agar kedua temanku mengalami hal yang sama…Aku berdoa semoga mereka tidak menyalip prestasiku…Prestasiku yang saat ini sedang jeblok. MasyaAllah…..doaku buruk sekali…..Saat itu aku tidak menyadari bahwa doaku sangat buruk…

Mengapa aku berusaha menarik energi negatif buat kedua temanku?…Mengapa problemaku harus kubagi buat mereka..? Mengapa aku berdoa seperti itu?…Mengapa aku tidak senang melihat mereka nyaman dan senang sehingga dapat mengendalikan otak dan rasanya?…Mengapa aku tidak senang melihat prestasi mereka mengungguli diriku?….

Memasuki game ke tiga aku tersadar bahwa doaku seharusnya tidak seperti itu…dan aku berdoa sejenak..”Ya ALLAH…hilangkan sejenak simpang siur pemikiran yang tidak pada tempatnya saat ini…sampai selesainya pertandingan ini,  mudahkan hamba berkonsentrasi untuk menikmati dan menyelesaikan pertandingan ini dengan sebaik baiknya”. 

Ada kenyamanan ketika aku selesai mendendangkan doa tersebut…dan aku kini merenung..bagaimana kalau aku tidak menyadari doa pertama tersebut adalah doa yang salah?…Doa yang menunjukkan bahwa kita ingin menang dan tidak senang orang lain menang atau senang…

Apakah tim bola kita sulit menjadi macan ASEAN, ASIA bahkan DUNIA karena pemainnya tidak senang melihat orang lain dalam timnya menggungguli dirinya?..Tidak senang melihat orang lain senang? Apakah kondisi Indonesia mulai dari jaman kerajaan, penjajahan sampai saat ini juga disebabkan ingin menang sendiri, ingin senang sendiri, lebih baik jadi raja kecil dibanding hanya bagian dari kerajaan besar?

Begitu sulitkah kita melihat dan menerima kesenangan, kemujuran, kelebihan dan pendapat orang lain? Begitu sulitkah kita menjadi bagian dari suatu bagian yang lebih besar? Begitu sulitkah kita meredam ego kita? Begitu sulitkah kta hanya menjadi pion/ skrup-skrup, walaupun tanpa kehadiran satu pion atau satu skrup sebuah sistem tidaklah berjalan?

Memang begitu sulit……Padahal itulah kunci menjadi bagian dari teamwork…..team work di keluarga, teamwork di lingkungan dan teamwork di pekerjaan…Menerima kesenangan dan kemenangan orang lain, serta menerima kelebihan dan pendapat orang lain.  Bisa menjadi “bukan apa-apa” justru menghantarkan kita “Menjadi siapa”

Selamat pagi Indonesia…..

Marilah kita menjadi “bukan apa-apa”, karena sebenarnya kita menuju “Menjadi Siapa”

 
1 Komentar

Ditulis oleh pada Juni 23, 2008 in Ekonomi

 

One response to “Mencari Makna II

  1. tipri rose kartika

    Juli 8, 2008 at 3:44 am

    Nah, untuk mencari siapa diri kita itulah yang susah. dan mencari tujuan menjadi siapa itu juga sesuatu hal yang sangat sulit. yang ada saat ini, adalah membiarkan diri kita sekarang ini bersikap seperti air yang mengalir saja.

     

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: