Matahari sudah sempurna menerangi bumi, hanya saja mendung melapisi langit. Seolah memenuhi permintaan sang bulan tak hendak beranjak agar aku dapat melihatnya. Pagi tadi dalam perjalanan pagiku aku masih sempat menikmati sang bulan…sang bulan yang bertengger tak penuh…
Langit adalah pemandangan yang aku suka….aku melihat langit keika aku mengalami berbagai rasa. Kadang aku mencari jawaban dari sang langit…..Sang langit yang kadang menetramkanku…tergambar jendela terbuka di tengah awan tebal…menentramkan ketika itu aku mengalami masalah demikian rumit yang aku tidak bisa menemukan jalan keluarnya…Jendela terbuka di tengah awan tebal…bukankah sebagai pertanda adanya jalan……Saat itu mengingatkanku bahwa segala masalah pasti ada jalan keluarnya..Dan memang benar….aku menemukan jalan…
Sering aku diam terpaku saat menutup jendela anakku di suatu petang, seolah begitu dekat di depanku matahari bulat penuh berwarna orange ke merah merahan pelan undur diri dengan dilatarbelakangi semburat berbagai warna…sungguh indah…ternyata menikmati keindahan dapat dilakukan secara sederhana…
Menatap langit juga bisa aku lakukan ketika aku di depan kelas. Kelas di lantai 6 menyajikan pemandangan yang asyik….apalagi ketika bulan bersinar penuh….kedap kedip lampu gedung-gedung pencakar langit…gedung-gedung dg cat yang berwarna warni kupandang dari kelasku sungguh indah…Aku kadang bertanya kepada mahasiwa apakah melihat pemandangan yang indah….dan aku tidak heran kalau hanya aku yang dapat menikmatinya….karena mereka sedang sibuk mencerna materi yang aku berikan…bagiku keasyikan mengajar tidak mengalahkan keindahan di luar sana……
Memandang langit…pagi tadi…. mengalihkanku pada kerisauan…kerisauan…apakah beberapa rencanaku dapat berjalan ataukah aku harus “mundur beberapa langkah” untuk sementara….kali ini aku tidak setenang ketika menghadapi beberapa waktu yang lalu…langkah yang telah aku lakukan beberapa kali….
Besuk aku harus menghalau kerisauanku…diantara waktu mengajarku…aku mengunjungi W&C..untuk memastikan apakah beberapa rencanaku dapat aku laksanakan ataukah aku harus “mundur beberapa langkah”…..malam ini aku akan membaca materi UTS yang diambang pintu…sekaligus pengalihan atas kerisauanku….selanjutnya tidur nyenyak dan bermimpi tentang bulan penuh….bulan yang menerangi malam…
Mbak Ririn……….nikmatilah hidup. Allah sudah banyak memberikan fasilitas untuk kita manusia untuk menikmati hidup. langit yang begitu indah, laut yang begitu luas dan masih banyak lainnya yang tidak dapat diucapakan satu persatu disini. Kita sebagai manusia harus tetap bersyukur atas segala nikmat yang diberikan kepada kita……Amin
Oleh: Tipri Rose Kartika on Agustus 22, 2008
at 1:30 pm
Dik Tipri….terima kasih ya….setuju banget…kita mesti bersyukur….hari mingguku kali kunikmati untuk tidur dari pagi (setelah mandi dengan berbagai rempah2} hingga siang ini…dalam tidurku aku bermimpi bulan penuh….bulan yang menerangi malam…suatu karunia…
Oleh: ririnwulandari on Agustus 23, 2008
at 11:34 pm